Pulau Belakang Padang Batam, Pulau Cantik Berjuluk Penawar Rindu

Pulau Belakang Padang Batam

Daya Tarik, Aktivitas, Lokasi & Biaya Wisata Pulau Belakang Padang salah satu pulau cantik di Batam, Kepulaun Riau yang menarik untuk dikunjungi. Pulau dengan pemandangan elok, pantai pasir putih, hutan mangrove dan wisata sejarah.

Biaya Wisata: -, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Sekanak Raya, Kec. Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau; Map: Cek Lokasi

Belakang Padang merupakan pulau wisata yang cukup terkenal di wilayah Kota Batam. Jauh sebelum Batam dijadikan kecamatan untuk pulau-pulau kecil sekitarnya sekarang, dulunya pemerintahan kecamatan dipusatkan ke pulau ini. Namun, karena luas wilayah yang kurang luas, akhirnya pusat pemerintahan dipindah ke Batam.

Meskipun luas wilayah yang tidak begitu luas, Belakang Panjang dihuni oleh enam kelurahan dengan 55 pulau-pulau kecil. Kelurahan tersebut, yakni Kelurahan Sekanak Raya, Pulau Terong, Tanjung Sari, Pecong, Pemping, dan Kasu. Keluarahan tersebut memimpin Belakang Padang itu sendiri, hingga Pulau Geranting.

Mayoritas penduduk pulau cantik ini adalah orang yang berasal dari suku Melayu dan Padang. Tapi sebagian besar warganya merupakan pendatang dari luar Melayu maupun Padang. Suku minoritas yang juga hidup di pulau adalah suku Jawa. Bahkan ada beberapa yang berasal dari keturunan Tionghoa.

Daya Tarik yang Dimiliki Pulau Belakang Padang

Daya Tarik Pulau Belakang Padang
Image Credit: Google Maps (Thecute Wild)

1. Kopi Ameng

Daya tarik utama wisata Belakang Padang adalah kopi ameng. Banyak wisatawan berkunjung ke pulau ini hanya untuk merasakan cita rasa Ameng yang menjadi kopi khas masyarakat Melayu. Biasanya kedai sekitaran area pulau akan ramai di pagi hari, tepatnya menjelang waktu sarapan.

Sambil menikmati secangkir kopi ameng, pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan indah dari pantai yang terbentang. Kurangnya informasi tentang wisata pulau ini, membuat Belakang Padang tidak begitu dikenal masyarakat luar. Itulah sebabnya pulau ini masih asri hingga sekarang.

2. Rumah Penduduk Mencirikan Khas Melayu

Penduduk asli Melayu menjadi sebagian besar warga yang menduduki wilayah Pulau. Kebanyakan rumah penduduk disini merupakan rumah panggung dengan bahan dasar kayu, serta dibuat berdiri kokoh di atas laut. Hal ini bertujuan untuk terus menjaga tradisi leluhur.

Pengunjung dapat menjadikan rumah penduduk sebagai spot untuk mengabadikan moment selama menjelajah pulau ini. Bawa kamera untuk membantu Anda mengambil beberapa foto. Dinamika kehidupan warga Melayu pasti akan sangat terasa saat menikmati keindahan rumah warga Belakang Padang.

Daya Tarik Belakang Padang
Image Credit: Google Maps (Thecute Wild)

3. Berkeliling Dengan Menggunakan Becak

Mungkin bagi pengunjung yang berdomisili di wilayah perkotaan akan merasa kesulitan saat mencari transportasi becak. Kendaraan tradisional ini, seperti tergeser oleh kemajuan teknologi dan zaman. Alhasil akan sangat susah menemukan becak di kota-kota metropolitan layaknya Jakarta.

Hal ini berbeda jauh dengan pulau ini. Becak akan sangat mudah ditemui di pulau ini. Pengunjung bisa menyewa becak untuk berkeliling sekitaran area pulau. Akan sangat mengasyikkan di suasana sejuk saat sore hari. Mengelilingi pulau memesona ini menggunakan becak akan membuat Anda merasakan sensasi berbeda.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Pulau Belakang Padang

Alamat Pulau Belakang Padang
Image Credit: Google Maps (Hasan Imam Mukut)

Pulau cantik ini terletak di Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, provinsi Kepulauan Riau. Tidak ada akses langsung yang bisa ditempuh dengan tujuan pulau ini. Hal ini dikarenakan termasuk pulau kecil yang wilayahnya tidak begitu luas, namun menyimpan keindahan yang sangat menawan.

Belakang Padang hanyalah pulau kecil. Sudah dipastikan untuk menuju tempat tersebut, pengunjung hanya bisa memakai jalur air. Bagi Anda yang berencana berlibur ke pulau ini, tidak disarankan untuk membawa kendaraan pribadi. Akan lebih baik pergi dengan rombongan dengan memakai paket liburan suatu travel.

Agar pengunjung bisa sampai ke pulau, terlebih dahulu harus stay di Kota Batam. Sesampainya di Batam, para pengunjung bisa menumpang kapal-kapal kecil atau menaiki bot pancung dengan tujuan pulau ini. Untuk menghemat biaya, Anda bisa menumpang kapal karena tidak akan dikenakan biaya atau gratis.

Dari Kota Batam menuju pulau diperlukan waktu sekitar 15 sampai 20 menit. Perkiraan waktu ini bisa saja berubah. Biasanya di masa liburan, pulau kaya pesona ini akan banyak dijadikan pilihan berlibur. Antisipasi keterlambatan waktu dengan selalu berangkat lebih awal untuk menghindari membludaknya pengunjung.

Sebelum menjadikan Belakang Padang sebagai pilihan destinasi liburan Anda, pastikan untuk membuat perencanaan terlebih dahulu. Perencanaan tersebut meliputi, awal keberangkatan sampai nantinya kembali ke tempat asal. Salah satu perencanaan yang perlu dibuat, yakni berapa besar biaya yang perlu dikeluarkan.

Tidak ada biaya tiket masuk yang ditetapkan saat berkunjung. Biaya keberangkatan pun akan berbeda-beda, tergantung dari mana asal keberangkatan yang dipilih tiap pengunjung. Namun, beberapa fasilitas, seperti penginapan, pasti akan dikenai biaya sewa. Anda bisa mengeceknya di aplikasi booking tiket online.

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Pulau Belakang Padang

Aktivitas di Pulau Belakang Padang
Image Credit: Instagram.com @ahmadmusnithamrin

1. Berkeliling Dengan Becak

Pengunjung yang suka menikmati suasana alam bisa berkeliling Belakang Padang dengan memakai transportasi tradisional, becak. Jalanan di sekitaran area pulau termasuk jalan sempit. Hal ini membuat kendaraan roda empat akan sangat dibatasi. Sebagai gantinya Anda bisa memakai becak.

2. Menaiki Pancung

Pancung menjadi transportasi yang biasa digunakan wisatawan untuk mencapai lokasi pulau dari Kota Batam. Pancung sendiri merupakan sampan kayu dengan atap terlalu dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Selain berkeliling dengan memakai becak, menaiki pancung bisa dijadikan alternatif.

3. Berkunjung ke Pantai Pasir Putih

Dengan merogoh kocek kurang lebih sebesar Rp 40.000,00, pengunjung bisa menikmati indahnya Pantai Pasir Putih yang berada di Kampung Jawa. Nantinya Anda bisa menaiki ojek atau becak. Laut di perairan Pasir Putih memiliki kedalam yang dangkal. Ini akan sangat cocok untuk tempat berenang keluarga, utamanya anak-anak.

4. Menyantap Kuliner khas Melayu

Kegiatan menarik selanjutnya yang sangat disayangkan jika dilewatkan, yakni menyantap makanan khas Melayu. Banyak warung, kedai, sampai restoran yang masih membawa tradisi Melayu dengan menjual makanan khas mereka. Dengan begini tradisi akan terus terjaga dan dapat terus dilestarikan.

Aktivitas Pulau Belakang Padang
Image Credit: Instagram.com @arthaalfaero

5. Menikmati Ikon Menarik Negara Singapura

Pulau Belakang Padang memiliki Bukit Jepang yang terletak di Kampung Baru. Titik yang cukup tinggi ini akan membuat Anda dapat ikon terkenal Singapura, Singapore Flyer dan Marina Bay Sands. Untuk memasuki wilayah Bukit Jepang wisatawan akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 7.000,00 per orang.

6. Mengikuti Tradisi Bekarang

Bekarang adalah kegiatan mengumpulkan hasil-hasil laut yang beraneka ragam di antara karang pohon bakau. Penduduk lokal memakai peralatan yang dibuat sendiri. Alat ini biasa digunakan untuk menangkap gongong, keong Kepulauan Riau, dan udang. Biasanya sebagian hasil dari kegiatan Bekarang dijual ke pasar, sisanya dikonsumsi.

7. Lang-lang laut

Lang-lang laut menjadi tempat pertama yang akan menyambut wisatawan sesampainya di Belakang Padang. Kawasan ini akan menjadi pasar malam saat memasuki waktu sore hari dan biasanya dibuka sampai malam. Selain itu, sepanjang Lang-lang laut merupakan pujasera yang menjual berbagai kuliner nusantara.

8. Vihara dan Masjid

Tak lengkap rasanya saat berlibur ke pulau cantik di Batam, tanpa mengunjungi Vihara Dharma Bakti dan Masjid At-Takwa. Dua tempat ibadah ini menjadi primadona utama yang wajib dikunjungi. Memiliki bangunan yang indah dan menawan, membuat kedua tempat ibadah ini banyak diminati pengunjung.

Penginapan Murah Dekat dari Belakang Padang

Penginapan Belakang Padang
Image Credit: Pegipegi.com

1. RedBoorz Baloi Batam

Baloi Batam dapat menjadi salah satu penginapan di Pulau Belakang Padang yang bisa Anda pilih. Menawarkan fasilitas yang cukup lengkap, penginapan ini membandrol harga sewa mulai Rp 100.000,00-an per malam. Pelayanannya yang ramah membuat pengunjung banyak merekomendasikan Baloi Batam.

2. Nagoya Mansion Hotel and Residence

Hotel satu ini berada di lokasi yang cukup strategis dengan interior yang begitu menawan. Fasilitas favorit yang disediakan, antara lain lemari pendingin dan pemanas air. Pelayanan staff hotel yang ramah membuat wisatawan betah berlama-lama di sana. Menu makanan yang ditawarkan pun memiliki rasa yang lezat.

3. KTM Resort Batam

Resort ini berlokasi di tepi Selat Singapura dari Terminal Feri Internasional Sekupang. Berjarak sekitar 21 kilometer dari Resort Batam, terdapat taman hiburan Mega Wisata Octarina Batam. Menyediakan fasilitas yang begitu lengkap dan mewah, membuat resort ini juga direkomendasikan banyak wisatawan.

Fasilitas Wisata yang Tersedia di Pulau Belakang Padang

Fasilitas Pulau Belakang Padang
Image Credit: Google Maps (Hasan Imam Mukut)

Pulau Belakang Padang menyediakan berbagai macam fasilitas yang dapat dengan leluasa bisa dinikmati pengunjung. Awal keberangkatan hingga sampai di Kota Batam, wisatawan bisa menyewa jasa penjemputan yang disediakan pihak pulau ini. Ongkos yang ditarik pun relatif murah dan terjangkau.

Tempat ibadah pun mudah ditemui di Pulau Penawar Rindu ini, seperti vihara dan masjid. Pengunjung yang ingin melihat view pulau dengan detail pun bisa menaiki becak atau pancung. Bagi Anda yang kurang suka masakan Melayu, di area pulau juga menyediakan pujasera di pintu masuk pelabuhan.

Ringkasan informasi mengenai Pulau Belakang Padang di atas bisa Anda jadikan acuan saat hendak berlibur ke pulau di Kota Batam ini. Liburan keluarga akan terasa lebih menyenangkan dengan memilih pulau di Batam ini sebagai waiting list liburan Anda. Jangan lupa untuk abadikan setiap moment selama berada di sana, ya.

Comments Rating ( reviews)

Leave a Reply

Sending